Bacaan Niat Shalat Tahajud, Lengkap Beserta Tata Cara Dan Waktu Melaksanakannya

Berikut ini niat dan tata cara salat tahajud beserta bacaan doa setelah salat di sepertiga malam.

Sebagai umat muslim, hendaknya memperbanyak amalan sholeh.

Salah satu amalan sholeh yang bisa dilakukan adalah menjalankan salat sunnah.

Salat sunnah yang bisa dilakukan setiap hari adalah salat tahajud.

Shalat Tahajud merupakan salat sunnah yang dilakukan setelah seseorang tidur meskipun hanya sebentar.

Tidur ini merupakan syarat utama untuk melaksanakan sholat tahajud.

Jika dilakukan sebelum tidur, maka sholat tersebut seperti sholat sunnah lain seperti witir.

Sholat tahajud dilakukan paling sedikit dua rekaat hingga sebanyak-banyaknya (tidak dibatasi).

Berikut sajikan informasi terkait tata cara sholat tahajud, mulai dari niat, doa dan beserta artinya yang dirakum dari Buku Risalah Tuntunan Sholat Lengkap karya Drs. Moh. Rifa’i:

Waktu sholat tahajud dibagi menjadi tiga.

Pertama, sepertiga malam awal atau setelah sholat isya’ hingga pukul 22.00.

Kedua, sepertiga malam kedua atau pukul 22.00 hingga 01.00.

Yang tarakhir, sepertiga malam akhir atau 01.00 hingga mendekati waktu subuh.

Baca juga :  BACAAN Niat Dan Tata Cara Mandi Wajib Untuk Perempuan Setelah Haid

Niat Sholat Tahajud

Ushalli Sunnatat Tahajjudi Rak’ataini Lillaahi Ta’alaa. Allahu Akbar.

Artinya: Aku niat shalat sunat tahajjud dua raka’at karena Allah ta’ala. Allahu Akbar.

Tata cara

1. Niat sholat

2. Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah

3. Membaca surat Al Fatihah

4. Membaca surat dari Alquran.

5. Ruku’ dengan tuma’ninah

6. I’tidal dengan tuma’ninah

7. Sujud dengan tuma’ninah

8. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

9. Sujud kedua dengan tuma’ninah

10. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

11. Membaca surat Al Fatihah

12. Membaca surat dari Alquran.

13. Ruku’ dengan tuma’ninah

14. I’tidal dengan tuma’ninah

15. Sujud dengan tuma’ninah

16. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

17. Sujud kedua dengan tuma’ninah

18. Tahiyat akhir dengan tuma’ninah

19. Salam

20. Doa yang dianjutkan yaitu :

Rabbanaa aatinaa fid dunya hasanatan, wa – fil aakhirati hasanatan, waqinaa adzaaban naar.

Artinya :

“Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksaan api neraka”.

Baca juga :  10 Amalan Pada Bulan Muharram Yang Dianjurkan Bagi Umat Muslim

Atau doa lain hadis Bukhari bahwa Rasulullah membaca doa:

” Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardli wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa’dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haq. Was sa’atu haq.”

” Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Faghfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a’lantu, wa ma anta a’lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.”

Baca juga :  Niat Sholat Jumat Latin Dan Tata Cara Pelaksanaannya

” Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.”

” Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”

(, Renald/Endra)