Doa Niat Puasa Asyura Yang Dilaksanakan Senin 8 Agustus 2022, Termasuk Amalan Sunah Bulan Muharram

Berikut doa niat puasa Asyura, dilakukan setiap tanggal 10 Muharram.

Diketahui, penanggalan umat muslim telah memasuki kalender baru, yaitu 1444 H.

Pada awal tahun hijriyah yang dikenal sebagai bulan Muharram, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa.

Satu di antara puasa sunnah yang dianjurkan adalah puasa Asyura.

Pada tahun ini, puasa Asyura dilakukan pada Senin, 8 Agustus 2022.

Dikutip dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah tulisan Muhammad Syukron Maksum, puasa Asyura merupakan anjuran Rasulullah SAW.

Sesuai dengan Sabda Rasullah, puasa pada bulan Muharram memiliki keutamaan setelah puasa bulan Ramadhan.

“Rasulullah SAW berkata: “Puasa paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yakni Muharram. Sementara sholat paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat malam,” Hadist Riwayat Ahmad, Muslim, dan Abu Daud.

Baca juga :  Doa Ziarah Kubur Dalam Tulisan Arab Dan Latin Beserta Artinya

Adapun bacaan niat puasa Asyura

“Nawaitu Shauma Ghadin an ‘adaa ‘i sunnatil ‘asyura lillahi ta’ala”

Artinya: Aku berniat puasa Sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta’ala

Nilai penting dari menjalankan puasa Asyura

Ada beberapa nilai penting dari ajaran Rasulullah dengan berpuasa Asyura pada bulan Muharram, yaitu:

Menebus dosa setahun silam

Manusia adalah mahluk yang terpernah luput dari dosa dan kesalahan.

Menyadari hal itu menjalankan puasa Asyura dapat mengikis dosa-dosa yang pernah kita lakukan.

Baca juga :  Bacaan Doa Ziarah Kubur, Lengkap Dengan Tulisan Arab Dan Latin Hingga Artinya

Berdasarkan Hadist Riwayat Muslim, Rasulullah bersabda, puasa Asyura dapat menebus dosa tahun yang lalu.

Mengikuti anjuran Rasul

Selain menebus dosa masa lalu dengan menjalankan puasa Asyura adalah mengikuti anjuran Rasul.

Asyura adalah hari di mana orang-orang Quraisy pada masa jahiliyah biasa berpuasa.

Rasulullah juga biasa berpuasa pada hari tersebut ketika datang ke Madinah.

Namun Rasulullah tidak mewajibkan untuk menjalankan puasa Asyura.

Hal itu diketahi dari riwayat Abu Hurairah, Rasul mengatakan, “Hari ini adalah Hari Asyura, dan kamu tidak diwajibkan berpuasa padanya. Dan Saya sekarang berpuasa, maka siapa yang suka, berpuasalah. Dan siapa yang tidak suka, berbukalah.”

Baca juga :  Bacaan Niat Shalat Subuh, Lengkap Dengan Doa Qunut

10 Amalan Sambut Bulan Muharram

Selain puasa Asyura, masih ada sejumlah amalan lain yang dapat diterapkan saat bulan Muharram.

Dikutip dari gramedia.com, ada beberapa amalan yang perlu diamalkan umat Islam dalam menyambut bulan Muharram.

Menurut Shekh Abdul Hamid dalam kitabnya menyebutkan ada 10 amalan yang dapat dilakukan saat bulan Muharam.

10 amalan yang dapat diterapkan pada bulan Muharram

1. Ziarah

2. Puasa Asyura

3. Menjenguk orang sakit

4. Silahturahmi

5. Membuat celak mata

6. Mandi

7. Sedekah

8. Memotong kuku

9. Menambah nafkah keluarga

10. Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 1000 kali.

(Tribunnews.com/ Muhammad Alvian Fakka)