Doa Saat Melihat Gerhana, Ini Pandangan Islam Tentang Fenomena Gerhana

Ada doa yang bisa dibaca saat fenomena gerhana bulan atau matahari terjadi.

Peristiwa gerhana, baik matahari atau bulan, dalam islam merupakan fenomena yang menunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah.

Sholat gerhana dan juga membaca doa saat melihat gerhana merupakan beberapa anjuran dalam syariat Islam saat terjadi fenomena Gerhana ini.

Di sepanjang tahun 2022 ini, ada sebanyak 4 fenomena gerhana yang akan terjadi.

Terkini, yakni gerhana bulan total pada 16 Mei 2022 dengan puncak gerhana pukul 04.11.33 UT atau 11.11.33 WIB.

Gerhana ini tidak dapat disaksikan di Indonesia karena bulan sudah di bawah ufuk.

Gerhana ini dapat disaksikan di benua Amerika, Eropa, Afrika, Timur Tengah dam sebagian besar Osenia.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menerangkan, fenomena astronomi Gerhana yang dapat diamati di Indonesia pada 2022 ini yakni Gerhana Bulan Total pada 8 November 2022 nanti.

Fenomena Gerhana dalam Islam

Dalam pandangan Islam, fenomena gerhana, baik matahari atau bulan, merupakan fenomena keajaiban alam yang menunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah.

Baca juga :  KUNCI JAWABAN Buku Tematik Tema 8 Kelas 1 SD Halaman 180 181 182 Subtema 4 Pembelajaran 4

Hal itu seperti dinyatakan dalam sebuah Hadist riwayat Al- Bukhari, seperti dikutip laman Kemenag.

حَدَّثَنَا أَبُو الوَلِيْد قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ عِلَاقَةِ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيْرَةُ بْنِ شُعْبَةِ يَقُوْلُ اِنْكَسَفَتْ الشَّمْسُ يَوْمَ مَاتَ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ النَّاسُ اِنْكَسَفَتْ لِمَوْتِ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَأَيَتَانِ مِنْ أَيَاتِ اللهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُواهُمَا فَادْعُوا اللهِ وَصَلّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

Telah menceritakan kepada kami, Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami, Zaidah berkata, telah menceritakan kepada kami, Ziyad bin ‘Ilaqah, dia berkata: “Aku mendengar Al-Mughirah bin Syu’bah berkata, “Telah terjadi gerhana matahari ketika wafatnya Ibrahim. Kemudian Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan ia tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka berdoalah kepada Allah dan dirikan salat hingga (matahari) kembali tampak.” (H.R. Al-Bukhari).

Baca juga :  Doa Ziarah Kubur Dalam Tulisan Arab Dan Latin Beserta Artinya

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya tuntunan syariat ketika terjadi gerhana matahari maupun gerhana bulan, antara lain yaitu:

1. Menghadirkan rasa takut kepada Allah saat terjadinya gerhana matahari dan bulan, karena peristiwa tersebut mengingatkan kita akan tanda-tanda kejadian hari kiamat, atau karena takut azab Allah diturunkan akibat dosa-dosa yang dilakukan.

2. Mengingat apa yang pernah disaksikan Nabi Muhammad SAW dalam Salat Kusuf. Diriwayatkan bahwa dalam salat kusuf, Rasulullah SAW diperlihatkan oleh Allah surga dan neraka, bahkan beliau ingin mengambil setangkai dahan dari surga untuk diperlihatkan kepada mereka. Beliau juga diperlihatkan berbagai bentuk azab yang ditimpakan kepada ahli neraka. Karena itu, dalam salah satu khutbahnya selesai salat gerhana, beliau bersabda, “Wahai umat Muhammad, demi Allah, jika kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” (H.R. Muttafaq alaih).

3. Menyeru dengan panggilan “Asshalaatu Jaami’ah”. Maksudnya adalah panggilan untuk melakukan salat secara berjamaah. Aisyah meriwayatkan bahwa saat terjadi gerhana, Rasulullah SAW memerintahkan untuk menyerukan “Ashshalaatu Jaami’ah” (H.R. Abu
Daud dan al-Nasa’i). Tidak ada azan dan iqamah dalam pelaksanaan salat gerhana. Karena azan dan iqamah hanya berlaku pada salat fardhu yang lima.

Baca juga :  Amalan Sunnah Untuk Memperlancar Rezeki, Salat Dhuha Hingga Membaca Surat Al-Waqi'ah

4. Disunnahkan mengeraskan bacaan surat, baik salatnya dilakukan pada siang atau malam hari. Hal ini dilakukan Rasulullah SAW dalam salat gerhana (H.R. Muttafaq alaih).

Doa Saat Melihat Gerhana/Keajaiban Alam

Gerhana merupakan sebuah keajaiban alam dan merupakan tanda-tanda kebesaran Allah.

Terdapat sebuah doa yang bisa dibaca saat melihat sebuah kajaiban Tuhan.

Berikut doa ketika melihat keajaiban alam, dikutip dari Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kemenag.

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana ma khalaqta hadzabaṭila, subhanaka fa qina ‘azabannar

“Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan alam ni dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Âli ‘Imrân: 191).

(/Tio)

Artikel terkait Gerhana lainnya