Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari Bagaikan Puasa Setahun Penuh, Berikut 5 Manfaatnya

Keutamaan Puasa Syawal 6 hari setelah Puasa Ramadhan, bagaikan puasa selama satu tahun.

Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1443 H, umat Islam kembali disunahkan untuk menunaikan puasa Syawal.

Puasa Syawal adalah puasa yang ditunaikan selama 6 hari di bulan Syawal.

Puasa ini dapat dilakukan secara berurutan maupun selang-seling.

Adapun berikut ini niat puasa Syawal dan manfaat menjalankannya.

Pahala puasa Syawal menyamai pahala puasa satu tahun penuh. Namun syaratnya harus melakukan puasa Ramadhan terlebih dulu selama sebulan penuh.

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa berpuasa selama enam hari di bulan Syawal akan mendapat ganjaran seperti berpuasa setahun.

Baca juga :  Apa Itu Bubur Asyura? Hidangan Yang Disajikan Setiap Hari Asyura

“Barang siapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun.” (HR Muslim).

Berikut ini manfaat puasa Syawal mengutip dari sumsel.kemenag.go.id:

1. Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan merupakan pelengkap sekaligus penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.

2. Menjalankan puasa Syawal seperti menjalankan shalat sunnah rawatib. Fungsinya yakni penyempurna kekurangan. Perbuatan fardhu akan dilengkapi dengan perbuatan sunnah di hari kiamat nanti.

Baca juga :  Bacaan Surat Ad Dhuha Ayat 1-11 Dalam Bahasa Arab, Latin, Dan Terjemahan Bahasa Indonesia

3. Membiasakan puasa di bulan Syawal menandakan kemungkinan diterimanya puasa Ramadhan. Apabila Allah SWT menerima amal hamba-Nya, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya. Mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu menjadi tanda terkabulnya amal perbuatan pertama.

4. Orang yang berpuasa Ramadhan akan mendapat pahala di Hari Raya Idul Fitri yang merupakan hari pembagian hadiah. Berpuasa setelah Idul Fitri menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT.

Baca juga :  Bolehkah Puasa Asyura Tanpa Puasa Tasu'a Sehari Sebelumnya?

5. Amal yang dikerjakan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan Ramadhan tidak terputus dengan berlalunya bulan mulia itu selama dia masih hidup.

Niat puasa syawal

Mengutip dari Buku Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh UST. M. Syukron Maksum, berikut bacaan niat puasa Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa bulan Syawal, sunah karena Allah ta’ala”

Adapun puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai dari 2 Syawal.

(/Salma/Farrah)