Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 5 SD Halaman 65 66 67 Subtema 2 Pembelajaran 2: Air Tanah Dan Permukaan

Berikut ini kunci jawaban Buku Tematik Tema 8 Kelas 5 SD/MI Subtema 2 Pembelajaran 2 halaman 65, 66, dan 67.

Soal dalam kunci jawaban ini adalah tentang siklus air tanah dan permukaan.

Kunci jawaban di artikel ini hanya berfungsi sebagai pembanding jawaban dari orangtua maupun anak terhadap materi yang telah dipelajari sebelumnya.

Sebaiknya, orangtua dan anak membaca terlebih dahulu setiap soal dan mencoba mengerjakan terlebih dahulu sebelum melihat kunci jawaban ini.

Ayo Membaca

Siklus Air dan Bencana Kekeringan

Peristiwa siklus air merupakan peristiwa sehari-hari yang sering tidak disadari oleh manusia. Siklus air menghasilkan air bersih yang berguna untuk kehidupan manusia. Manusia memerlukan air bersih antara lain untuk keperluan rumah tangga, keperluan industri, dan juga pertanian.

Siklus air menghasilkan air bersih. Pada saat proses penguapan, kotoran pada air tidak ikut menguap. Uap air yang menguap adalah uap air yang bersih. Pada saat turun hujan, air yang dihasilkan pun adalah air bersih dan siap digunakan untuk berbagai keperluan.

Air hujan yang jatuh, sebagian akan diserap oleh tanah, lalu menjadi air tanah. Air tanah adalah air yang mengalir di bawah permukaan tanah. Air ini biasanya lebih jernih dan bersih, karena sudah tersaring oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan. Untuk mendapatkan air tanah, manusia membuat sumur dengan cara menggali lubang.

Air hujan yang tidak terserap oleh tanah, akan terus mengalir menjadi air permukaan. Lalu, air itu menuju tempat yang lebih rendah seperti sungai, danau, dan laut. Air permukaan adalah air hujan yang tak dapat diserap oleh tanah tetapi diserap oleh permukaan tanah, sehingga mengalir di atas permukaan tanah dan kemudian menguap kembali. Air ini biasanya lebih kotor, karena mengandung lumpur. Air ini juga biasanya membawa berbagai macam material dari proses erosi.

Baca juga :  Sejarah Kapitan Pattimura Alias Thomas Matulessy, Pahlawan Maluku Di Era Penjajahan Belanda

Pada musim kemarau, air hujan yang turun menjadi berkurang. Air hujan yang turun biasanya langsung diserap oleh tanah menjadi air tanah. Jika air sungai dan danau surut akan menyebabkan berkurangnya penguapan air sebagai pembentuk titik-titik air di awan. Akibat dari semakin sedikitnya awan adalah semakin berkurangnya curah hujan. Oleh karena itu, sumur-sumur penduduk pun menjadi kering. Di saat inilah biasanya terjadi kelangkaan air bersih. Jika kelangkaan air bersih terjadi dalam waktu yang panjang, bencana kekeringan akan terjadi. Mari kita biasakan menghemat penggunaan air dalam
kehidupan sehari-hari.

(Sumber: Scott Foresman. 2010. Science. Illinois)

Kunci Jawaban Halaman 65

Ayo Berdiskusi

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama kelompokmu.

1. Peristiwa apa saja yang terjadi pada teks “Siklus Air dan Bencana Kekeringan”?

Jawab:

Peristiwa yang terjadi adalah penguapan air bersih, kemudian turun menjadi hujan.

Air hujan ada yang dapat diserap oleh tanah dan ada yang tertinggal di permukaan tanah.

Ketika musim kemarau, air tanah berkurang karena sumber air sedang surut.

Akibatnya, sumur penduduk menjadi kering dan terjadi kelangkaan air bersih.

Baca juga :  Contoh Latihan Soal Dan Jawaban UAS Atau PAT Penjaskes/PJOK Kelas 4 SD Semester 2

2. Bagaimana proses siklus air menghasilkan air yang bersih? Jelaskan!

Jawab:

Air yang ada di laut, sungai, dan sumber air lainnya menguap ke awan.

Di awan akan terjadi pengendapan, kemudian turun sebagai hujan.

Air hujan yang turun kemudian ada yang meresap ke tanah dan ada yang tetap berada di permukaan.

Air yang berada di tanah mengalami penyaringan oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan.

Air bersih yang berada di tanah dapat ditemukan dengan cara menggali lubang untuk mencari sumber air.

3. Apa yang dimaksud dengan air tanah?

Jawab:

Air tanah adalah air yang mengalir di bawah permukaan tanah.

Air tanah biasanya bersih karena telah mengalami siklus panjang penyaringan air oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan.

Biasanya, air tanah diperoleh dengan cara menggali tanah untuk menemukan sumber air, seperti dalam proses pembuatan sumur.

4. Bagaimana perbedaan air tanah dengan air permukaan?

Jawab:

Air Tanah:

Air tanah adalah air hujan yang meresap ke dalam tanah

Mengalir di dalam tanah dan mengalami penyaringan oleh lapisan tanah serta akar tumbuhan

Air tanah dapat ditemukan dengan cara menggali lubang di tanah

Air Permukaan:

Air permukaan adalah air hujan yang tak dapat diserap oleh tanah tetapi diserap oleh permukaan tanah

Mengalir di atas permukaan tanah dan kemudian menguap kembali ke awan.

Air permukaan biasanya lebih kotor, karena mengandung lumpur.

Air permukaan juga biasanya membawa berbagai macam material dari proses erosi.

Baca juga :  KUNCI JAWABAN Tema 9 Kelas 4 Buku Tematik Halaman 139, 140, 141, 142, Dan 143

5. Mengapa air permukaan biasanya lebih kotor dibandingkan dengan air tanah? Jelaskan!

Jawab:

Air permukaan biasanya lebih kotor karena tidak mengalami penyaringan seperti air tanah.

Selain itu, air permukaan lebih mudah terkontaminasi kotoran dari lingkungan.

Sehingga air permukaan biasanya mengandung berbagai material dari proses erosi dan mengandung lumpur.

6. Apa akibat dari musim kemarau yang panjang?

Jawab:

Musim kemarau yang panjang menghambat siklus air, sehingga air tanah berkurang karena sumber air surut.

Akibatnya, akan terjadi kelangkaan sumber air bersih.

Kunci Jawaban Halaman 66 – 67

Ayo Renungkan

1. Hari ini saya belajar tentang:

Jawab:

Air tanah dan air permukaan berasal dari hujan.

Air hujan yang dapat diserap oleh tanah kemudian menjadi air tanah, sedangkan air hujan yang tidak dapat diserap oleh tanah akan mengalir di permukaan dan menuju tempat yang lebih rendah.

Pada musim kemarau, sumber air seperti sungai dan danau menjadi lebih surut.

Akibatnya, di daerah tertentu akan mengalami kelangkaan air karena kekeringan sumber air.

2. Bersama orang tuamu, buatlah gambar bagan sederhana tentang siklus air.

Siklus Air

Jawab:

*) Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orangtua untuk memandu proses belajar anak.

Soal di atas sebagian besar berupa pertanyaan terbuka.

Artinya, ada beberapa jawaban alternatif lainnya yang tidak terpaku seperti di atas.

(/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Kunci Jawaban