Niat Mandi Wajib Dan Tata Caranya, Menghadap Kiblat Dan Mendahulukan Bagian Kanan

Berikut ini bacaan niat dan tata cara mandi wajib atau mandi junub.

Mandi dengan menghadap kiblat dan mendahulukan bagian kanan.

Mandi wajib atau mandi junub ditujukan untuk bersuci dari hadas besar bagi umat Muslim.

Dalam Islam, umat muslim diharuskan untuk mandi wajib terlebih dahulu setelah berhubungan suami istri maupun setelah haid bagi seorang perempuan.

Tata cara dan niat mandi wajib:

Baca juga :  Bacaan Surat Yasin Ayat 1-83, Dibaca 3 Kali Pada Malam Nisfu Syaban Setelah Shalat Magrib

1. Niat

Mulailah dengan niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar, yang membedakan mandi wajib dengan mandi biasa.

Berikut ini lafadz niat mandi wajib:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala.”

“Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta’aala.”

2. Mendahulukan mengambil air wudu, yakni sebelum mandi disunatkan berwudu terlebih dahulu.

Baca juga :  Surat An Naba Ayat 1-40: Dilengkapi Bacaan Arab, Latin, Dan Terjemahan Bahasa Indonesia

3. Menghadap kiblat sewaktu mandi dan mendahulukan bagian kanan daripada kiri.

4. Membaca ‘Bismillahirrahmaanirrahiim’, pada permulaan mandi.

5. Membasuh seluruh badannya dengan air, yakni meratakan air ke semua rambut dan kulit.

6. Mendahulukan membasuh segala kotoran dan najis dari seluruh badan.

7. Membasuh badan sampai tiga kali.

8. Membaca doa sebagaimana membaca doa sesudah berwudu.

Berikut sebab-sebab seseorang harus melakukan mandi wajib, dikutip dari Buku Pintar Panduan Ibadah Muslimah karya Syukron Maksum:

Baca juga :  Bacaan Niat Sholat Dhuha Dan Cara Melaksanakan, Lengkap Dengan Doa Setelahnya

Melakukan hubungan suami istri walaupun tidak keluar mani.

Keluar mani yang disebabkan hubungan suami istri.

Nifas, keluarnya darah dari rahim yang disebabkan melahirkan atau setelah melahirkan.

Ketika seseorang meninggal dunia, dan meninggalnya bukan mati syahid.

Haid bagi perempuan.

Orang yang baru memeluk agama Islam.

(, Renald)