Prospek Kerja Jurusan Teknik Sipil, Bisa Jadi Kontraktor Bangunan, Konsultan Hingga PNS

Teknik Sipil adalah ilmu terapan yang mencakup teknologi merancang, membangun, dan memelihara serta memperbaiki bangunan.

Menurut Institut Teknologi Bandung (ITB), bangunan yang dimaksud di sini sangat beragam.

Mulai dari bangunan rumah sederhana dan gedung-gedung bertingkat, jembatan, bendungan, hingga bangunan sarana dan prasarana transportasi, jembatan, bendungan, pengairan, prasarana produksi, hingga bangunan-bangunan lepas pantai seperti pada fasilitas pengeboran minyak lepas pantai, serta berbagai fasilitas pembangkit dan transmisi energi.

Singkatnya, di setiap jalan raya, kawasan gedung pertokoan ataupun bandara, semua bangunan tersebut merupakan hasil karya lulusan Teknik Sipil.

Lantas, apa saja prospek lulusan Teknik Sipil?

Prospek Kerja Teknik Sipil

Berikut ini beberapa profesi yang menjadi prospek kerja lulusan Teknik Sipil, dikutip dari Universitas Pasir Pangarain dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

1. Konsultan Konstruksi Bangunan

Satu dari sekian peluang pekerjaan yang begitu diminati para lulusan studi di atas adalah menjadi konsultan untuk konstruksi bangunan.

Konsultan konstruksi bangunan bertugas memastikan proses pembangunan berjalan dengan lancar serta mengemban seluruh tanggung jawab untuk seluruh pekerjaan manajerial.

Baca juga :  Hasil Kebudayaan Masyarakat Indonesia Pada Masa Praaksara: Kapak Perimbas Hingga Alat Serpih

Selain itu, seorang konsultan harus mengatur semua rancangan bangunan, termasuk efisiensi terkait anggaran pembangunan hingga meminimalisir potensi terjadinya risiko saat pengerjaannya.

2. Kontraktor

Jika konsultan bertugas di balik layar, maka kontraktor bertanggung jawab mengeksekusinya.

Dalam pekerjaan ini, seorang kontraktor berhak dalam mengubah rencana dan rancangan maupun desain yang sudah ditetapkan konsultan sebelumnya.

Biasanya, kontraktor adalah pekerjaan yang sangat diidamkan-idamkan lulusan jurusan teknik sipil.

Bahkan, menjadi tujuan awal ketika mereka memilih prodi tersebut.

Mungkin banyak yang berpendapat untuk menjadi seorang kontraktor tidak harus dari lulusan teknik sipil.

Namun, pada umumnya kontraktor yang dasarnya bukan dari teknik sipil, perusahaannya sangat sulit sekali untuk berkembang.

Sebaliknya jika pimpinannya adalah seorang yang mengerti dalam bidang kerja dan seluk beluk perusahaannya, maka perusahaan tersebut sudah dapat dipastikan untuk berkembang lebih pesat.

3. Surveyor

Surveyor adalah pekerjaan yang berkaitan dengan pengendalian bangunan.

Mereka bertugas memastikan seluruh proses pembangunan sudah sesuai dengan peraturan serta perundang-undangan.

Selain itu, termasuk pula memeriksa seluruh rancangan bangunan, mulai struktural sampai fondasi serta drainasenya.

Baca juga :  Login Pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id Untuk Cek Pengumuman SBMPTN 2022, Siapkan Nomor Peserta

Jika terjadi masalah, terutama menyangkut hukum atau pelanggaran, surveyor dalam bidang ini harus mampu memberikan solusi.

4. Pegawai Negeri Sipil

Institusi pemerintahan yang paling memerlukan lulusan teknik sipil adalah kementrian pekerjaan umum (PU).

Kementerian PU adalah kementrian yang mengurus berbagai hal yang berkaitan dengan pembangunan fasilitas dan infrastruktur negara.

Selain kementrian PU, lulusan teknik sipil juga bisa bekerja untuk pemerintahan di badan-badan pemerintah seperti Badan Perencanaan Daerah, Badan Perencanaan Nasional, PMU-Bina Marga, Dinas Tata Kota dan Pertamanan di setiap kota, Departemen SDM.

5. Pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Prospek kerja lulusan teknik sipil berikutnya adalah bisa bekerja di BUMN misalnya di Hutama Karya (jalan dan jembatan), Waskita Karya (bangunan dan gedung), Cipta Karya (perencanaan) dll.

6. Menjual Jasa Online

Menjual jasa, skill, dan pengetahuan di bidang teknik sipil secara online adalah peluang yang sangat besar bagi para lulusan teknik sipil di era sekarang ini.

Baca juga :  Arti Setiap Warna Pada Lampu Lalu Lintas, Jawaban Buku Tematik Kelas 3 SD Tema 8 Halaman 130

Ini adalah cara alternatif yang bisa dilakukan dengan membangun sebuah website yang berkualitas dan membahas semua ilmu yang berkaitan dengan teknik sipil.

Jika pengunjung website sudah mencapai 500 orang/hari, maka kamu dapat mempromosikan jasa dan keahlian kamu di dalam website tersebut.

Kamu juga bisa membuat produk digital seperti e-book untuk dijual secara online melalui website yang sudah kamu bangun tadi.

7. Menjadi Dosen

Seorang lulusan teknik sipil bisa menjadi seorang dosen di universitas atau perguruan tinggi yang memiliki jurusan teknik sipil.

Peluang ini sangat terbuka lebar, karena di Indonesia masih jarang sekali seorang ahli di bidang ini.

Banyaknya kebutuhan sumber daya manusia lulusan teknik sipil, menjadikan beberapa perguruan tinggi, baik itu swasta maupun negeri membuka jurusan teknik sipil.

Pembukaan jurusan teknik sipil tentu membutuhkan seorang dosen untuk dapat mengajari mahasiswanya.

Jika kamu ingin menjadi seorang dosen, maka syarat utamanya adalah IPK harus tinggi atau cum laude.

(/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Jurusan Kuliah