Surat Al-Hasyr Ayat 21-24, Ayat Al-Quran Tentang Nama-nama Terbaik Allah Atau Asmaul Husna

Surat Al-Hasyr ayat 21-24 merupakan salah satu surat dalam al-Quran yang cukup sering dibaca saat sholat berjamaah.

Empat ayat terakhir dalam Al Hasyr ini banyak disebutkan nama-nama terbaik Allah SWT atau Asmaul Husna.

Surat ini terdiri atas 24 ayat dan termasuk dalam Juz ke-28 dalam Al Quran.

Secara penomoran, Surat Al-Hasyr adalah surah ke-59 dalam Al Quran.

Adapun golongan surat Al-Hasyr adalah tergolong surah Madaniyah.

Dinamakan Al Hasyr yang berarti pengusiran diambil dari perkataan Al Hasyr yang terdapat pada ayat ke-2 surat ini.

Berikut bacaan Surat Al Hasyr ayat 21-24

Tafsir Kemenag

Berikut tafsir Surat Al-Hasyr ayat 21-24, dilansir situs quran.kemenag.go.id.

Ayat 21

Ayat ini merupakan suatu peringatan kepada manusia yang tidak mau menggunakan akal, pikiran, dan perasaan yang telah dianugerahkan Allah kepada mereka.

Baca juga :  Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 5 Halaman 79 82 83 Subtema 2 Pembelajaran 4 Buku Tematik

Mereka lebih banyak terpengaruh oleh hawa nafsu dan kesenangan hidup di dunia, sehingga hal itu menutup akal dan pikiran mereka.

Karena takut kehilangan pengaruh dan kedudukan, maka mereka tidak akan mau mengikuti kebenaran.

Betapa tingginya nilai Al-Qur’an, sehingga tidak semua makhluk Allah dapat memahami dengan baik maksud dan tujuannya.

Untuk memahaminya harus memenuhi syarat-syarat tertentu, antara lain: ilmu yang memadai, menggunakan akal pikiran, membersihkan hati nuraninya, dan niat yang setulus-tulusnya.

Keadaan sebagian manusia diterangkan dalam firman Allah: Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras, sehingga (hatimu) seperti batu, bahkan lebih keras.

Padahal dari batu-batu itu pasti ada sungai-sungai yang (airnya) memancar daripadanya. Ada pula yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya. Dan ada pula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah.

Baca juga :  Bacaan Niat Sholat Jumat Latin Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Kemudian diterangkan bahwa perumpamaan-perumpamaan yang terdapat dalam Al-Qur’an itu harus menjadi pelajaran bagi orang yang mau mempergunakan akal, pikiran, dan perasaannya.

Dengan demikian, mereka dapat melaksanakan petunjuk-petunjuk Al-Qur’an dengan sebaik-baiknya.

Ayat 22

Allah yang menurunkan Al-Qur’an dan menetapkannya sebagai petunjuk bagi manusia, adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada tuhan selain Dia.

Hanya Allah yang berhak disembah, tidak ada yang lain. Segala penyembahan terhadap selain Allah, seperti pohon, batu, patung, matahari, dan sebagainya, adalah perbuatan sesat.

Ayat 23

Allah memiliki segala sesuatu yang ada, dan mengurus segalanya menurut yang dikehendaki-Nya.

Di ayat ini juga disebutkan nama-nama baik Allah atau asmaul husna.

Baca juga :  Surat Yasin Dalam Tulisan Arab Dan Latin Beserta Dengan Terjemahannya

Yang Mahasejahtera, Yang Maha Memelihara keamanan, keseimbangan, dan kelangsungan hidup seluruh makhluk-Nya, Mahaperkasa tidak menganiaya makhluk-Nya, tetapi tuntutan-Nya sangat keras. Dia Mahabesar dan Mahasuci dari segala apa yang dipersekutukan dengan-Nya.

Ayat 24

Allah Pencipta seluruh makhluk-Nya. Dia yang mengadakan seluruh makhluk dari tidak ada kepada ada. Yang membentuk makhluk sesuai dengan tugas dan sifatnya masing-masing.

Dia mempunyai sifat-sifat yang indah, nama yang agung yang tidak dipunyai oleh makhluk lain, selain dari Dia.

Kepada-Nya bertasbih dan memuji segala yang ada di langit dan di bumi.

Sebenarnya yang penting dalam berdoa adalah keikhlasan hati, kekhusyukan dan ketundukan kepada Allah.

Dengan membaca ayat-ayat itu, diharapkan ketiganya muncul, sehingga doa itu diterima Allah.

()